Sabtu, 06 Oktober 2012

puisi nasionalisme

puisi ini adalah bentuk curahan hati saya, semoga menjadi sebuah inspirasi bagi para pembaca, dan bisa menumbuhkan rasa nasionalisme terhadap negeri kita INDONESIA.

HARAPAN DAN IMPIAN

Di atas hamparan bumi pertiwi aku meratapi indahnya negeri ini.
aku mewakili putra-putri negeri ini ingin menyampaikan suara hati tentang keinginan dan harapan yang selama ini kami cita citakan.
kami ingin kedamaian dan ketentraman sehingga tak ada lagi suara tangisan karena kekerasan,kami ingin kesejahtraan sehingga tak ada lagi tangisan kelaparan, tak ada lagi kegelisahan dan tak ada lagi ketakutan.

 PENGORBANANKU

Bangsa ini adalah jiwaku, diatas bangsa ini ku tancapkan harapan dan cita-cita, ku korbankan jiwa dan raga untuk mencapai sebuah tujuan yang mulia yaitu MERDEKA, dengan tangan hampa ku angkat senjata hingga pagi-senja menyapa. 
Meski dada bergejolak rasa takut yang berkecamuk tpi ketakutan itu kalah dengan harapan. sungguh mengenaskan, ku rasakan tak ada tawa dan canda, hanya jeritan tangisan yang kudengar. 
pengorbanan ini tak akan sia-sia ku harap berguna bagi nusa dan bangsa.

KEHIDUPAN JALANAN

hujan adalah penyegar jiwa hampa
Cacian dan hinaan seperti pujian yang biasa ku dapatkan
Kasih sayang dan pendidikan merupakan hal yang tak pernah aku dapatkan
Jalanan adalah rumah tempatku bernaung
Jalanan adalah perusahaan tempatku bekerja
Jalanan adalah meja makan tempatku makan dan minum
Jalanan adalah kasur tempatku melepas rasa lelah
“ tak ada jalanan tak ada kehidupan “
Tak ada orang yang peduli
Tak ada orang yang mengerti
Mungkin suatu saat jalanan ini pun akan menjadi kuburan dikala ku mati
Kadang hati dan jiwa ini merasa lelah
Namun ku tak pernah merasa pasrah
Ku terus berjuang, apapun kan ku lakukan untuk bisa bertahan mencapai sebuah cita-cita yang begitu sederhana namun sagat berharga.
 

BALADA SAFARI IBUKOTA

Kalian bisa tinggi karena kami
Tapi setelah tinggi kalian tak pernah peduli
Cuma bisa duduk di kursi,memberika janji-janji yang tak pasti
Kalian orang terpilih yang kami pilih
Dengan tujuan bisa mewujudkan harapan dan memperbaiki keadaan
Apakah mata kalian buta sehingga tak pernah melihat kami yang sengsara
Apakah kalian tuli sehingga tak pernah mendengar tangisan kami yang kelaparan
Dan apakah kalian tak punya hati nurani sehingga tak dapat merasakan kepedihan yang kami rasakan
Kedudukan dan jabatan Cuma dijadikan kekuatan dan jalan untuk mendapat semua kepuasan yang menimbulakan keserakahan tanpa melihat kami yang kesusahan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar